Posted in kesehatan

Hal Yang Bisa Hasilkan Tes Narkoba Positif Meski Tidak Pakai

Melalui air senia, dapat diketahu apakah seseorang positif atau negatif menggunakan narkoba. Tapi, sekalipun anda tidak pernah pakai narkobat, ternyata terdapat Hal Yang Bisa Hasilkan Tes Narkoba Positif Meski Tidak Pakai

Selamat datang kembali di situs Cara Pemesanan Kuding Plus Tea yang merupakan salah satu situs milik Alfian Herbal, yaitu tempat penjualan obat herbal online terpercaya yang menyediakan berbagai macam obat herbal yang berkhasiat dalam menyembuhkan segala penyakit serta terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia sedikitpun. Sebagai agen penjualan obat herbal, kami tidak hanya memberikan solusi mengenai pengobatan penyakit dengan produk-produk kami. Karena kami juga akan memberikan informasi mengenai semua yang berkaitan dengan kesehatan. Nah, untuk sekarang ini, pembahasan kami adalah mengenai Hal Yang Bisa Hasilkan Tes Narkoba Positif Meski Tidak Pakai. Bagi anda yang belum mengetahuinya, berikut informasinya.

hal-yang-bisa-hasilkan-tes-narkoba-positif-meski-tidak-pakai

Hal Yang Bisa Hasilkan Tes Narkoba Positif Meski Tidak Pakai — Pengijian urine untuk mengetahui apakah seseorang menggunakan narkoba atau tidak mulai diterapkan dalam penyaringan karyawan baru. Beberapa instansi yang menggunakan pengujian ini adalah lembaga pemerintahan.

Karena sifatnya mendeteksi keberadaan senyawa narkotika tertentu dalam urin, pengujian ini dapat menipu bila anda tidak hati-hati dalam memperhatikan senyawa kimia yang masuk ke tubuh sehari-hari.

Beberapa senyawa yang dapat membuat hasil tes narkoba positif, ternyata ada dalam benda sehari-hari, diantaranya adalah :

  • Obat Flu

Rasanya akan sangat menyebalkan bila dokter atau penyidik narkoba mencurigai Anda menggunakan obat-obatan hanya karena kandungan dalam obat flu. Namun kejadian ini sangat mungkin terjadi.

Menurut sebuah penelitian pada 2010, beberapa senyawa yang terkandung dalam obat flu dapat mengacaukan pengujian amfetamin sehingga mengeluarkan hasil positif menggunakan narkoba.

Beberapa senyawa dalam obat flu adalah brompheniramine yang merupakan senyawa bersifat antihistamin. Antihistamin sendiri merupakan obat yang biasa digunakan untuk mengatasi reaksi atau gejala alergi. Selain itu, antihistamin juga dapat digunakan mengatasi vertigo dan insomnia.

Pengujian terdahulu pada 2008 bahkan menemukan fakta bahwa penggunaan inhaler sebuah label terkenal dapat membingungkan pengujian amfetamin. Hal ini disebabkan inhaler tersebut mengandung levomethamphetamine yang merupakan ‘cerminan’ dari methamphetamine.

Namun penelitian itu mengatakan tes narkoba yang lebih canggih dapat membedakan methamphetamine dan senyawa kimia lain dalam inhaler.

  • Antibiotik

Bila anda berada sedang mengonsumsi obat-obatan termasuk antibiotik dari dokter Anda, maka ada baiknya memperhatikan kandungan antibiotik yang diberikan. Kandungan senyawa tertentu seperti rifampisin dan fluoroquinolones dapat memberikan hasil positif dalam pengujian opiate atau morfin.

Dalam satu kasus pada 2002, seorang anak tujuh tahun di Lebanon yang mengunjungi rumah sakit dinyatakan positif dalam pengujian opiate. Baru kemudian diketahui bahwa kandungan rifampisin yang ia konsumsi mengacaukan pengujian opiate.

  • Sabun Bayi

Tidak ada yang menyangka dalam sebuah pengujian pada 2012 lalu, bayi-bayi yang baru lahir di sebuah rumah sakit terbukti positif memiliki kandungan ganja dalam urine mereka.

Setelah diselidiki, ternyata kandungan senyawa kimia dalam sabun bayi yang digunakan rumah sakit tersebut untuk membersihkan bayi baru lahir mengandung senyawa kimia pembuat hasil positif pada uji narkoba.

Senyawa tersebut ternyata ada pada banyak sabun bayi label besar seperti Johnson & Johnson Head to Toe Body Wash, J&J Bedtime Bath, CVS Night-Time Baby Bath, Aveeno Soothing Relief Creamy Wash, dan Aveeno Wash Shampoo.

Sabun-sabun tersebut menimbulkan hasil positif pada pengujian THC, komposisi aktif dalam ganja. Para peneliti belum mengetahui mengapa senyawa kimia pada sabun bayi menyebabkan pengujian THC jadi positif.

Para peneliti menduga bahwa beberapa senyawa kimia dalam sabun bayi memiliki struktur kimiawi mirip dengan THC, atau senyawa kimia itu mengubah cara kerja pengujian. Sedangkan mengapa terdapat pada urine bayi, para peneliti menduga sisa sabun yang ada di kulit kelamin tersapu urin saat pengujian berlangsung.

  • Ibuprofen

Ibuprofen bukan hanya tidak direkomendasikan dikonsumsi saat demam, namun juga ketika akan menjalani sebuah tes narkoba.

Dalam sebuah penelitian pada 1990 silam, 60 orang mengambil ibuprofen dengan dosis berbeda-beda. Dan pada responden dengan dosis tertinggi yaitu 1.200 miligram per hari, ia dinyatakan positif mengandung cannabinoid yaitu senyawa dalam ganja.

Sedangkan pasien lain, teruji positif mengandung barbiturate yang biasa ada di obat tidur dan anti-kecemasan. Para peneliti kemudian menyimpulkan peluang hasil palsu setelah mengonsumsi ibuprofen.

  • Tonic Water

Sebagian orang menyukai menikmati tonic water dingin sebagai teman saat bercengkerama. Namun ternyata tonic water mengandung sedikit kandungan kina, senyawa yang biasa digunakan untuk mengatasi malaria.

Masalahnya, kina kadang dicampur dengan narkotika ilegal. Sehingga, temuan kina dapat menjadi indikator dari penggunaan obat-obatan ilegal.

Dalam catatan penelitian Brown Univeristy di Rhode Island menemukan bahwa pengujian narkoba melalui urine menunjukkan hasil positif dari kina setelah konsumsi air tonik dalam beberapa minuman campuran.

Baca Juga >> Jenis Olahraga Yang Tepat Sesuai Usia

Nah itulah Hal Yang Bisa Hasilkan Tes Narkoba Positif Meski Tidak Pakai. Gak nyangka bukan?? Hal-hal yang sering kita konsumsi tersebut membuat hasil tes narkoba menjadi positif. Sebisa mungkin hindari hal-hal diatas sebelum, anda melakukan tes narkoba. Sekian dan semoga bermanfaat.

Hal Yang Bisa Hasilkan Tes Narkoba Positif Meski Tidak Pakai

Advertisements